MATIKAN HANDPHONE, PLEASE!

Pas bukan Facebook hari ini, gue baru baca salah satu share posting dari temen gue di timeline Facebook gue. Ini linknya, sekalian gue copas ya:

MATIKAN HP DI DALAM PESAWAT!!

–Rakyat High-Class, Tapi …..
Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda, GA 200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyaka rta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan.

Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.

Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.

Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat. Mudah- mudan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan pesawat.(KOMPAS )

Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gak ketulungan. Ada yang gak tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap gk peduli.. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras.
Buat yang belum tahu, kenapa gak boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya:

Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru “take-off” dari Lanud Polonia -Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti.

Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya.. Ternyata menurut sumber informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang.

Contoh kasusnya antara lain:

Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja “take-off” dari bandara Zurich, Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.

Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.

Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang “final approach” untuk “landing” di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998).

Seperti kita tahu di Indonesia? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan, langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan.

Para “pelanggar hukum” itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance) terhadap kenyamanan orang lain.

Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.

Berikut merupakan bentuk ganguan-ganggua n yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu, Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar,Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy. Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS.

Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel.

Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusn ya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.

Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta).(Varis / pertamina)

Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama?

Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.

Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar.

Wassalam
Erva Kurniawan
Direktorat Pesisir dan Lautan, Ditjen KP3K
Departemen Kelautan dan Perikanan

Postingan ini mah curhat gue banget!
Pas trip ke Bali bareng si suami Maret 2013 kemaren, pas penerbangan dari Jakarta ke Bali sumpah gue senewen banget. Penerbangan malem emang selelu bikin gue lebih senewen karena pas take of f & landing pesawat semua lampu kabin di matiin. Nah penerbangan kemaren bukan cuma lampu dimatiin & cuaca pas lagi take off aja yang bikin senewen (pas take off hujan lumayan lebat) tapi kelakuan penumpang cewek ABG yang duduk sederetan sama gue. Cewe ini duduk di deket jendela pas disebelah si suami gak matiin blackberry nya sampe di tegur sama pramugara yang bertugas 2 kali.
Pun setelah ditegur kedua kalinya,  selihatan gue Blackberrynya masih aktif tapi dia masukin kedalam tas. Gue mo lapor sama pramugaranya pun susah. Jengkel dan was was sepanjang penerbangan lah jadinya.

Gue gak ngerti yah, apa sih susahnya itu cewek matiin handphone atau Blackberry pas lagi di pesawat? Toh penerbangan ke Bali cuma 2 jam paling lama.
Nah kalo udah gitu jadi aja gue dengan jahatnya menghubung-hubungkan penampilan sama kelakuan😆. Hmm let see, tu cewe cantik, modis, tas sama baju branded (I know!), penampilan bukan kayak orang yang baru pertama kali naik pesawat tapi masyaoloooh kok ya kampungan bener😦. Sebel.

Emang ada yang ngomong kalo belum tentu sinyal HP jadi penyebab kecelakaan, tapiii itu juga belum bisa di buktikan kok.

*knock knock* Halooo… masih banyak orang yang gak sadar untuk jangan main main kalo naik pesawat. Patuhi deh semua ketentuan demi keselamatan bersama. Ampuuun nyawa loh taruhannya, gue gak mau nyawa gue cuma seharga HP yang paling mahal cuma 10 juga (kecuali Vertu) ;. I think better save than sorry.

9 thoughts on “MATIKAN HANDPHONE, PLEASE!

  1. Btw, aku pas di pesawat kadang suka nyalain hp loh.. TAPIIIII baru myalain setelah di atas dan pakai flight mode dimana sistem cellularnya mati. Jadi cuma bisa buat denger musik doang. Mungkin si mba-nya gitu juga kali. Tapi beda lagi kalo dia BBM-an yaaah..

    • Biasanya sih HP ada flight mode nya, Blackberry type yang baru pun ada flight mode nya kok tapiiii kalo masih bisa BBM an sih bukan di set flight mode😆

  2. Aku jg parno bahkan ada flight mode-pun tetep matiin. Di pesawat cuman baca buku aja. Dasarnya aviophobia. Emang bny org bego koq, aku beberapa kali denger suara bbm or sms pas pesawat di atas. Gila

    • Kalo Blackberry ku sih udah jaman dulu non, kaga ada flight mode nya jadi biasanya sih aku matiin😀. Gantinya paling baca buku atau tidur.
      Emang non, banyak yang masih gak sadar bahayanya aktifin HP di pesawat, hehehe mau celaka kok ngajal ngajak. flight attendant Indo sih sedikit yang tegas, coba kalo di luar. Kayak American Airlines itu bisa di gentak sama pramugarinya kali😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s