Lagi Demen Nonton CSI

Kalo Path itu orang & bisa protes, dia pasti bosen baca status gue, abisnya marathon CSI mulu kerjaan gue di saat weekend belakangan ini. Dari libur tahun baru kemaren gue emang lagi anteng nonton CSI Las Vegas ber season season.

Gue pertama kali tau CSI pas pindah ke apartemen, kan ada TV kabel tuh. Gue nonton di kanal AXN. Langsung suka gue, cuma belum kepikiran untuk nonton di DVD. Lagi gak luang juga waktunya terus gue juga masih excited nonton siaran yang lain di TV kabel kayak Starworld, HBO, Fox Movie, dll. Maklum masih baru.
Sekarang udah hampir 2 tahun tinggal di apartemen, udah mulai berasa bosen nonton channel di TV kabel baru deh gue ngelirik DVD lagi, terus pas lagi akhir tahun juga banyak libur.

CSI singkatan dari Crime Scene Investigation, nama bekennya forensik. Serial CSI menceritakan tentang suka duka para pekerja forensik dalam memecahkan berbagai kasus kejahatan dari bukti bukti yang ditinggalkan di TKP. Saking boomingnya serial CSI dibikin versinya di 3 negara bagian, CSI Las Vegas, CSI Miami Florida, dan CSI New York.

CSI pertama yang gue tonton CSI Las Vegas, di mulai dari season 11 yang di supervisi sama dr Langston (Launrence Fishburn) terus lanjut ke season 12 yang disupervisi dama DB Russel (Ted Danson). Yang sekarang gue lagi maraton nonton dari season 1-10 yang di supervisi sama Gil Grissom (William Petersen). Season 1-10 yang gue tonton ini udah gak di putar lagi di AXN.
CSI series lain kayak Miami & Las Vegas juga gue suka. Miami gue tonton dari season 8 sampe yang terakhir final di season 10. Lieutenant Horatio, of course jadi favorit gue. New York gue tonton dari season 8, dan gue sukaa banget sama Mac Taylor (Gary Sinise).
Begitu beres yang Las vegas, gue mo lanjut pastinya ke Miami sama New York.

CSI series ini masing punya keunikan, so far gue paling suka sih sama CSI yang Las Vegas karena lebih berbobot kalo menurut gue. Beda CSI Miami & CSI New York yang lebih menonjolkan si bos sebagai tokoh utama, di CSI Las Vegas  kayaknya bos sama anak buahnya sama sama menonjol. Lagian di CSI Las Vegas  yang jadi sorotan adalah kasus kejahatannya, detail pengungkapannya, dan gimana sistematisnya setiap kru di lab forensik itu bekerja. Dramanya sedikit, pelan pelan baru mulai dimunculin tapi tetap aja bukan elemen drama yang jadi sorotan.

Kesan gue pas nonton dari season ke 1, CSI Las Vegas ini sadis! Korban kejahatannya gak main main, darah berceceran kemana mana. Kalo emang pas lagi ceritanya tentang mutilasi ya dikasi liat tuh potongan mayatnya. Kayak beneran deeeh mayatnya :( .
Gue terkesan banget sama film seri ini. Walaupun kalo kata orang Amriknya sih CSI series itu terlalu too good too be true karena kenyataannya sih gak sekeren itu (ya kali namanya juga pelem :lol: ). Gue selalu mikir, andai aja emang ada lab forensik yang sekeren di CSI series, dengan orang orang yang full berdedikasi, wuih pasti tuh kejahatan susah lolosnya karena ada bukti hitam diatas putih alias ketangkep basah dengan bukti bukti valid. Sayangnya ya ga gitu kan? :D . Buat bikin lab forensik sampe secanggih di CSI series itu pasti mahal banget, dan SDM yang berdedikasi & punya integritas juga langka :) . Jadi ya udah lah ya gue cukup puas dengan ngeliat di TV.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s